Tuesday, December 4, 2007

PERJALANAN SPIRITUAL DALAM BERBISNIS


" Beribadahlah kamu seolah-olah kamu akan mati esok hari, dan bekerjalah mencari rizki di dunia ini sekuat mu seolah-olah kamu akan hidup selamanya." ( Sunnah Rasulullah SAW ).


Demikian itu adalah sebuah Sunnah dari Rasulullah SAW yang bisa dijadikan pegangan bagi setiap manusia yang mempercayainya. Kita di haruskan untuk beribadah ( memikirkan akherat) seolah-olah kita akan meninggalkan dunia ini besok hari, dan kita di haruskan mencari rizki (bekerja) seolah-olah kita akan hidup selamanya di dunia ini. Banyak hal yang dapat kita petik dari hal itu.

Perjalanan ku sampai saat ini dalam menjalani hidup sebagai seorang karyawan dan sebagai pemilik usaha juga banyak mengalami pahit getirnya perjalanan hidup. Banyak kejadian yang saya alami bersama dengan keluarga yang dapat menjadikan kami harus semakin dewasa dan semakin menundukkan kepala apalagi kalau "berhadapan" dengan Nya.

Kompleksitas unsur perjalanan hidup setiap hari, membuat kami sekeluarga harus semakin bisa menghayati dan memahami setiap tetes keringat yang kami keluarkan sebagai nilai sebuah perjuangan dalam mempertahankan dan mencari berkah yang diridhoi. Banyak sekali lakon yang kami alami, dimana membuat kami semakin memahami arti hidup ini walau masih jauh dari limit mendekati sempurna.

Dan pensikapan kami juga selalu kami usahakan progresif menuju ke dalam perbaikan diri. Perbaikan yang akan membawa kami semakin mengerti. Memang sesungguhnya kita sebagai manusia, yang nota bene sebagai khalifah di bumi ini, sudah selayaknya harus saling memikul tanggung jawab yang sama setiap insan. Baik berhubungan dengan manusia (hablun minannas ) dan berhubungan dengan Sang Khaliq ( hablun minallah ).

Demikian juga dalam perjalanan saya dalam membangun usaha dan mengembangkannya, banyak sekali riak-riak kecil dan kejadian-kejadian yang membuat kami ( saya dan istri) semakin berusaha selalu mengedepankan rasa berserah dan rasa mencari ridho Nya. Setiap kejadian dan setiap langkan selalu kami ikuti dengan peningkatan kwalitas kami dalam beribadah, bersedekah, atau hal lainnya yang selalu berhubungan dengan Sang Pemurah.

Persepsi kami terhadap segala sesuatu pun sekarang berubah dibandingkan sebelumnya. Nilai-nilai hakiki yang kami peroleh dalam perjalanan ini semua adalah sebuah rahmat dan karunia yang sangat-sangat besar dan tak ternilai bagi kami sekeluarga. Pergolakan "pengejaran" dunia dan akherat pun sekarang kami buat sebanding dan mempunyai komposisi yang seimbang. Penglihatan kami alhamdulillah semakin dibukakan olehNya. Perasaan kami alhamdulillah semakin ditajamkan olehNya juga. Dan hati kami alhamdulilah semakin di bersihkan juga olehNya. Walaupun disana-sini masih kami temukan banyak sekali kekurangan kami, tetapi kami akan selalu memperbaikinya sebisa mungkin.

Warna warni perjuangan ini kami rasakan banyak yang kami peroleh dan kami rasakan dipengaruhi dari perjalanan dalam kehidupan menjalankan usaha-usaha kami. Maka dari itu, kami sangat bersyukur lebih dulu sebelum menginginkan profit, karena sekarang kami merasakan semakin dekat dengan Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Kami sungguh sangat bersyukur ( walau kadang dalam kondisi serba dalam keterbatasan), karena sekarang kami semakin berani dalam mengambil keputusan dalam menjawab " perintahNya ". Kami sangat bersyukur juga bahwa sekarang semakin proporsional dalam memikirkan dan dalam memberikan porsi yang semakin seimbang untuk memikirkan dan mencari bekal untuk "hari esok".

Makanya, saya sering membayangkan dan terus akan selalu membayangkan kondisi dimana semua serba tercukupi dan semua serba seimbang dalam membawa tugas sebagai manusia di muka bumi ini. Setelah membayangkan, saya selalu dan selalu melangkahkan kaki kami ke arah sana dengan tujuan yang semakin jelas.

Marilah kita selalu berpikir dan berperasa positif. Selalu....dan selalu.
Biarkan alam bawah sadar kita membawa kita semakin ke dalam kesuksesan di dunia dan akherat dengan selalu merasakan dan memikirkan hal yang positif.


Ariev
" semakin takut akan kegelapan "

1 comment:

Nur Setiawan said...

"Bersyukur dan selalu Berpikir Positif", kadang kita sering melupakan hal itu..

Salam Sukses